Motivation

"Berani Itu Emas" (Mario Teguh)
"Yakinlah! Maka Anda akan Mendapatkannya" (Martha Zhahira El-Kutuby)

Sabtu, 03 Desember 2011

10+1 (Ten Plus One)


Mario Teguh
Special of Metro TV Birthday
Wednesday, November, 23, 2011
Theme: 10 + 1
(Ten Plus One)

Pokok Pembahasan:
1.      Kalau Mau Sakit, Sakitlah yang Hebat
2.      Hadapi Kegagalan Seindah Anda Menghadapi Keberhasilan
3.      Orang Hebat Menaruh Dirinya dikemungkinan Besar, itu makanya Dia Berhasil Besar
4.      Semangat Mempekerjakan Jauh Lebih Baik daripada Mengerjakan
5.      Keberhasilan Bukan dilihat Sampainya, tapi Berangkat Darimananya
6.      Kesetiaan Terhadap Pasangan itu Tanda Seseorang Mengabdi pada Kebaikan
7.      Guru Itu adalah Gerbang Menuju Kekayaan Dunia
8.      You Are The Show
9.      Keberhasilan Itu Perjalanan
10.  Keberhasilan tidak Pernah Selesai dan Kegagalan bukan Final karena Itu Sifatnya Sementara

Uraian:

1.      Kalau Mau Sakit, Sakitlah yang Hebat
Terkadang orang yang sakit bisa mengeluh karena sakitnya terlalu parah dan tidak menyadari bahwa Tuhan masih ada yang akan menolongnya. Seorang yang sakit seharusnya bersyukur karena telah diberikan sakit karena dengan sakit kita bisa selalu dalam pelukan Sang Pencipta. Kebanyakan orang tidak mau mengetahui tentang itu, mereka hanya dapat mengeluh, mengeluh dan mengeluh.
Pesakit yang hebat adalah pesakit yang memanfaatkan waktu sakitnya untuk tersenyum dan menghibur orang lain. Dalam konteks sebenarnya, dia sangat merasakan sakit itu, tapi karena dia IKHLAS dan selalu mengurai senyum, dia bisa menjadi pesakit yang HEBAT. Bagaimana tidak? Seperti contoh bintang tamu malam itu adalah PEPENG (Artis) yang dalam keadaan sakit dia masih bisa menghibur layar kaca dengan komedi-komedi yang dia ciptakan sendiri.
Kalau dia ditanya sakit atau tidaknya, dia bilang sakit sekali. Tapi, apakah kita akan selalu dalam pelukan sakit yang tidak akan membawa keberuntungan bagi kita? Jawabnya TIDAK! Karena hidup ini diberikan Tuhan apa adanya dengan penyakit yang merajalela untuk disyukuri dan IKHLAS. Maka, dalam hal itu jadilah ORANG YANG SAKIT YANG HEBAT, BUKAN LEMAH.

2.      Hadapi Kegagalan Seindah Anda Menghadapi Keberhasilan
Kegagalan seringkali diartikan dalam kehidupan kita sebagai akhir dari segalanya. Tapi, semua pengertian itu salah. Karena kegagalan itu adalah awal dari keberhasilan dan kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda. Jadikanlah kegagalan Anda menjadi lebih indah dengan usaha-usaha yang Anda lakukan itu berniat IKHLAS dan penuh rasa SYUKUR. Jangan dibedakan dalam KEGAGALAN  dan KEBERHASILAN, karena mereka itu sama. Apabila Anda menghadapi kegagalan dengan keburukan maka Anda juga akan menghadapi keberhasilan itu dengan buruk.
Usaha Anda yang keras untuk tidak gagal itu adalah usaha yang terindah untuk mencapai keberhasilan. Keberhasilan itu indah sekali, sebagaimana kita tersenyum dalam memetik sebuah kemenangan yang tertunda karena gagal. Hadapi kegagalan dengan senyuman IKHLAS untuk merubah segala yang menggagalkan kita menjadi lebuh baik dan bermakna, hasil capaian akhirnya yaitu keberhasilan. Maka, HADAPILAH KEGAGALAN ITU SEINDAH ANDA MENGHADAPI KEBERHASILAN.

3.      Orang Hebat Menaruh Dirinya dikemungkinan Besar, itu makanya Dia Berhasil Besar
       Banyak orang hebat yang besar karena dia yakin akan menjadi berhasil dalam sebuah kemungkinan yang tidak terkalahkan yaitu kemungkinan yang BESAR. Karena dalam kemungkinan yang besar mereka punya peluang keberhasilan yang besar pula. Apabila kita menempatkan diri kita dalam kemungkinan yang kecil, peluang kita untuk menjadi berhasil itu akan kecil juga.
       Orang hebat yang telah berhasil lama akan menjadikan keberhasilannya itu suatu motivasi untuk membesarkan hati dan jiwanya. Kemungkinan dia untuk berhasil dalam skala besar itu ada, makanya dia menjalani sebuah tantangan itu dengan senyuman dan IKHLAS. Segala sesuatu yang dilakukan dengan keikhlasan akan membuahkan hasil yang maksimal dan menciptakan kepuasan dalam diri kita sendiri.
       Menempatkan diri pada keberhasilan kecil itu sama dengan menjadikan dunia kita kecil juga, karena dalam pencapaian hal terbesar kita hanya berharap yang kecil. Kemungkinan untuk berhasil besar itu ada pada jiwa yang berani mencoba untuk yang besar bukan yang kecil. Sesungguhnya kita memang mulai dari yang terkecil, tapi yang terkecil dengan kemungkinan yang besar untuk menjadikannya berhasil.

4.      Semangat Mempekerjakan Jauh Lebih Baik dari Semangat Mengerjakan
       Banyak orang yang hanya mempekerjakan orang lain dan melupakan dirinya untuk bekerja. Mereka pun tidak menyadari bahwa dia juga harus MEMPEKERJAKAN dirinya dahulu untuk bisa MEMPEKERJAKAN bawahan atau orang lain. Dalam kehidupan, kita banyak MENGERJAKAN bukan MEMPEKERJAKAN, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi setelah kita mengerjakan tersebut.
       Cobalah untuk MEMPEKERJAKAN diri kita dahulu. Mulai dari berangkat kerja atau sekolah. Kita sampaikan bahwa “Saya pergi dari rumah ini untuk MEMPEKERJAKAN  diri saya yang akan MEMPEKERJAKAN orang lain juga setelah itu”.  Perlu juga kita menyadari, apabila kita telah mempekerjakan diri kita seutuhnya, berart kita sudah bisa untuk mempekerjakan orang lain dengan seutuhnya pula.
       Mempekerjakan diri itu jauh lebih bermakna daripada hanya mengerjakan. Karena mengerjakan hanya melakukan tanpa untuk orang lain, tapi mempekerjakan itu, kita berperan untuk diri kita dan orang lain.

5.      Keberhasilan bukan dilihat Sampainya, tapi Berangkat Darimananya
       Kebanyakan dari orang berhasil melihat sampai dimana berhasilnya, dan tidak melihat lagi berangkat darimana keberhasilannya itu. Padahal dalam keberhasilan itu dia berangkat dari usaha yang keras dengan ikhlas. Jadi keberhasilan adalah sebuah usaha yang berarti untuk kita kenang.
       Awal dari kita bisa berhasil adalah sebuah kemauan untuk menjadikan diri dan jiwa ini berhasil. Keberhasilan yang matang akan menempatkan kita dalam kehidupan yang matang pula. Jadi, lihatnya keberhasilan itu darimananya bukan sampainya.

6.      Kesetiaan Terhadap Pasangan itu Tanda Seseorang Mengabdi pada Kebaikan
Pasangan adalah suatu hiburan diri dan teman hati bagi kita. Semua keluhan kita bisa didengar olehnya dengan sepenuh hati. Berbaik hati pada pasangan adalah berbaik hati pada diri sendiri. Karena kita hidup dalam sebuah lingkungan sosial dan dalam agama juga kita hidup dalam berpasangan.
Menyayangi pasangan itu wajib. Karena kesetiaan kita untuk pasangan adalah cermin diri kita untuk mengabdi pada kebaikan. Setia itu baik. Maka dari itu, sebuah kesetiaan itu mengawali setiap pengabdian kita pada kebaikan.

7.      Guru Itu adalah Gerbang Menuju Kekayaan Dunia
Seorang guru yang baik adalah berbaik hati untuk anak-anaknya. Apabila guru itu membimbing anak didiknya dengan keikhlasan dan kebaikan hatinya, maka anak tersebut juga akan menerima pengajaran yang biak pula denga hati ikhlas. Dalam membimbing seorang anak, kita membutuhkan kesabaran karena seorang guru ditugaskan untuk mengabdi pada kebaikan anak didiknya.
Apabila seorang guru itu berhasil mendidik anak-anaknya, dia akan menjadi seorang yang berjasa untuk mengayakan dunia. Karena letak dari kekayaan dunia itu ada pada guru yang mengajarkan anak-anak didiknya untuk kebaikan. Jadi, guru ditugaskan untuk mendidik pada keberhasilan untuk membuka semua pintu kekayaan dunia.

8.      You Are The Show
Guru akan disukai anak didiknya apabila penampilan guru itu bisa membuat mereka terkagum-kagum dan bisa membuat mereka senang. Padahal pelajaran yang mereka ajarkan itu tidak disukai oleh anak didiknya, dikarenakan gurunya berpenampilan menarik dan bisa membuat mereka senang, ya mereka mau untuk mempelajari pelajaran itu.
Untuk para guru, jadikanlah penampilan kita itu menaruk bagi anak didik kita supaya mereka bisa menyukai apa yang mereka pelajari dari kita. Contohnya saja, seorang guru yang lucu dan menarik sangat disukai anak didiknya karena kelucuan dan kemenarikannya. Jadi, YOU ARE THE SHOW.

9.      Keberhasilan Itu Perjalanan
Tidak jarang keberhasilan itu diraih tanpa adanya perjalanan panjang yang digunakan untuk meraihnya. Perjalanan adalah penentu sebuah keberhasilan yang besar dengan sebuah tantang yang besar pula. Karena dengan perjalanan, kita bisa membuahkan keberhasilan itu. Baik itu perjalanan yang pahit maupun yang manis, apabila kita berhasil untuk mencapai keberhasilan dengan semua itu, maka kita akan menyadari bahwa keberhasilan itu sebuah perjalanan panjang menuju sukses.
Keberhasilan tidak bisa di dapat dalam sekejab dan semudah membalikkan telapak tangan, karena untuk pencapaian keberhasilan itu butuh usaha dan perjalanan yang berani. Apabila kita berani untuk mewujudkan keberhasilan itu, maka kita akan berhasil.


10.  Keberhasilan tidak Pernah Selesai dan Kegagalan bukan Final karena Itu Sifatnya Sementara
Yang namanya keberhasilan tidak akan pernah selesai. Jika kita terus mencoba dan berusaha untuk berhasil, keberhasilan itu akan selalu datang. Keberhasilan akan datang bagi jiwa yang bernai dan tidak takut gagal. Dalam keberhasilan tidak akan pernah ada akhirnya, dibutuhkan jiwa yang IKHLAS untuk mencapainya dan yang akan selalu memetik keberhasilan itu.
Begitu pula sebaliknya, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Karena kegagalan itu sifatnya hanya sementara apabila kita mau memberikan arti dari kegagalan itu. Kegagalan akan berarti apabila kita bisa mengusahakan diri kita untuk tidak gagal. Memantaskan diri kita untuk tidak salah yang akan berakhir gagal. Banyak orang yang selalu menganggap kalau sudah gagal ya sudahlah, itu takdir, sebenarnya itu salah. Mereka yang selalu begitu tidak akan pernah berhasil.
Jadilah, seorang insan yang selalu menempatkan kegagalan itu dalam kotak sementara, karena gagal itu sendiri akan bersifat sementara dalam jiwa yang selalu berusaha dan  tersenyum. Ikhlas dalam kegagalan dan berusaha untuk memperbaikinya, itu adalah hal yang terbaik untuk mencapai keberhasilan. Jangan takut gagal, takutlah untuk selalu berhasil, karena apabila kita diciptakan untuk selalu berhasil itu akanmenjadikan kita sombong dan tidak akan pernah belajar dari diri kita sendiri.

11.  Kesimpulan
Materi pembahasan dalam 10 + 1 (Ten Plus One) pada intinya menjadikan kita untuk menjadi pribadi yang mencintai kebaikan dan keberhasilan. Apabila kita masih tetap bertahan untuk menjadikan diri kita sebagai sepuluh keutuhan maka kita hanya akan menjadi orang yang BIASA. Tapi, apabila kita menambahkan diri kita untuk satu yang menjadikan kita spesial dan itu merupakan hal yang tidak akan pernah dimiliki orang lain, maka itulah yang akan menjadikan kita LUAR BIASA.
Makna dari 10 + 1 (Ten Plus One) ini sungguh besar, karena dalam kehidupan, kita diharuskan untuk mempunyai satu kepandaian yang bisa menjadikan kita pribadi yang LUAR BIASA. Membaikkan sesama dan berguna untuk kebaikan bersama pula. Hal yang menjadikan kita LUAR BIASA adalah +1 (Plus One). Dalam diri kita ini, kita mempunyai satu kebiasaan yang luar biasa yang tidak akan dimiliki oleh orang, maka itulah yang berarti makna dari +1 (Plus One).
Pribadi 10 + 1 (Ten Plus One) akan senantiasa dalam kesetiaan untuk selalu berusaha dalam bekerja dan menjadi yang terbaik bagi dunianya dan dunia orang lain. Jadilah, pribadi yang LUAR BIASA dan tambahkanlah pada pribadi BIASA Anda satu untuk menjadikan kehidupan Anda LUAR BIASA.

Good Performance of Mario Teguh
Memberikan Inspirasi dan Motivasi untuk menjadi Pribadi yang Membaikkan Sesama
Rabu, 23 November 2011


1 komentar: