Mario Teguh
Special of Metro TV Birthday
Wednesday, November, 23, 2011
Theme: 10 + 1
(Ten Plus One)
Pokok Pembahasan:
1.
Kalau Mau Sakit, Sakitlah yang Hebat
2.
Hadapi Kegagalan Seindah Anda Menghadapi Keberhasilan
3.
Orang Hebat Menaruh Dirinya dikemungkinan Besar, itu makanya Dia Berhasil
Besar
4.
Semangat Mempekerjakan Jauh Lebih Baik daripada Mengerjakan
5.
Keberhasilan Bukan dilihat Sampainya, tapi Berangkat Darimananya
6.
Kesetiaan Terhadap Pasangan itu Tanda Seseorang Mengabdi pada Kebaikan
7.
Guru Itu adalah Gerbang Menuju Kekayaan Dunia
8.
You Are The Show
9.
Keberhasilan Itu Perjalanan
10.
Keberhasilan tidak Pernah Selesai dan Kegagalan bukan Final karena Itu
Sifatnya Sementara
Uraian:
1. Kalau Mau Sakit, Sakitlah yang Hebat
Terkadang orang yang sakit bisa
mengeluh karena sakitnya terlalu parah dan tidak menyadari bahwa Tuhan masih
ada yang akan menolongnya. Seorang yang sakit seharusnya bersyukur karena telah
diberikan sakit karena dengan sakit kita bisa selalu dalam pelukan Sang
Pencipta. Kebanyakan orang tidak mau mengetahui tentang itu, mereka hanya dapat
mengeluh, mengeluh dan mengeluh.
Pesakit yang hebat adalah pesakit
yang memanfaatkan waktu sakitnya untuk tersenyum dan menghibur orang lain.
Dalam konteks sebenarnya, dia sangat merasakan sakit itu, tapi karena dia IKHLAS
dan selalu mengurai senyum, dia bisa menjadi pesakit yang HEBAT. Bagaimana
tidak? Seperti contoh bintang tamu malam itu adalah PEPENG (Artis) yang dalam
keadaan sakit dia masih bisa menghibur layar kaca dengan komedi-komedi yang dia
ciptakan sendiri.
Kalau dia ditanya sakit atau
tidaknya, dia bilang sakit sekali. Tapi, apakah kita akan selalu dalam pelukan
sakit yang tidak akan membawa keberuntungan bagi kita? Jawabnya TIDAK! Karena
hidup ini diberikan Tuhan apa adanya dengan penyakit yang merajalela untuk
disyukuri dan IKHLAS. Maka, dalam hal itu jadilah ORANG YANG SAKIT YANG HEBAT,
BUKAN LEMAH.
2. Hadapi Kegagalan Seindah Anda Menghadapi Keberhasilan
Kegagalan seringkali diartikan
dalam kehidupan kita sebagai akhir dari segalanya. Tapi, semua pengertian itu
salah. Karena kegagalan itu adalah awal dari keberhasilan dan kegagalan itu
adalah keberhasilan yang tertunda. Jadikanlah kegagalan Anda menjadi lebih
indah dengan usaha-usaha yang Anda lakukan itu berniat IKHLAS dan penuh rasa
SYUKUR. Jangan dibedakan dalam KEGAGALAN
dan KEBERHASILAN, karena mereka itu sama. Apabila Anda menghadapi
kegagalan dengan keburukan maka Anda juga akan menghadapi keberhasilan itu
dengan buruk.
Usaha Anda yang keras untuk tidak
gagal itu adalah usaha yang terindah untuk mencapai keberhasilan. Keberhasilan
itu indah sekali, sebagaimana kita tersenyum dalam memetik sebuah kemenangan
yang tertunda karena gagal. Hadapi kegagalan dengan senyuman IKHLAS untuk
merubah segala yang menggagalkan kita menjadi lebuh baik dan bermakna, hasil
capaian akhirnya yaitu keberhasilan. Maka, HADAPILAH KEGAGALAN ITU SEINDAH ANDA
MENGHADAPI KEBERHASILAN.
3.
Orang Hebat Menaruh Dirinya
dikemungkinan Besar, itu makanya Dia Berhasil Besar
Banyak
orang hebat yang besar karena dia yakin akan menjadi berhasil dalam sebuah
kemungkinan yang tidak terkalahkan yaitu kemungkinan yang BESAR. Karena dalam
kemungkinan yang besar mereka punya peluang keberhasilan yang besar pula.
Apabila kita menempatkan diri kita dalam kemungkinan yang kecil, peluang kita
untuk menjadi berhasil itu akan kecil juga.
Orang
hebat yang telah berhasil lama akan menjadikan keberhasilannya itu suatu
motivasi untuk membesarkan hati dan jiwanya. Kemungkinan dia untuk berhasil
dalam skala besar itu ada, makanya dia menjalani sebuah tantangan itu dengan
senyuman dan IKHLAS. Segala sesuatu yang dilakukan dengan keikhlasan akan
membuahkan hasil yang maksimal dan menciptakan kepuasan dalam diri kita
sendiri.
Menempatkan
diri pada keberhasilan kecil itu sama dengan menjadikan dunia kita kecil juga,
karena dalam pencapaian hal terbesar kita hanya berharap yang kecil.
Kemungkinan untuk berhasil besar itu ada pada jiwa yang berani mencoba untuk
yang besar bukan yang kecil. Sesungguhnya kita memang mulai dari yang terkecil,
tapi yang terkecil dengan kemungkinan yang besar untuk menjadikannya berhasil.
4.
Semangat Mempekerjakan Jauh Lebih
Baik dari Semangat Mengerjakan
Banyak orang yang hanya mempekerjakan orang lain dan
melupakan dirinya untuk bekerja. Mereka pun tidak menyadari bahwa dia juga
harus MEMPEKERJAKAN dirinya dahulu untuk bisa MEMPEKERJAKAN bawahan atau orang
lain. Dalam kehidupan, kita banyak MENGERJAKAN bukan MEMPEKERJAKAN, karena kita
tidak tahu apa yang akan terjadi setelah kita mengerjakan tersebut.
Cobalah
untuk MEMPEKERJAKAN diri kita dahulu. Mulai dari berangkat kerja atau sekolah.
Kita sampaikan bahwa “Saya pergi dari rumah ini untuk MEMPEKERJAKAN diri saya yang akan MEMPEKERJAKAN orang lain
juga setelah itu”. Perlu juga kita
menyadari, apabila kita telah mempekerjakan diri kita seutuhnya, berart kita
sudah bisa untuk mempekerjakan orang lain dengan seutuhnya pula.
Mempekerjakan
diri itu jauh lebih bermakna daripada hanya mengerjakan. Karena mengerjakan
hanya melakukan tanpa untuk orang lain, tapi mempekerjakan itu, kita berperan
untuk diri kita dan orang lain.
5.
Keberhasilan bukan dilihat
Sampainya, tapi Berangkat Darimananya
Kebanyakan dari orang berhasil melihat sampai dimana
berhasilnya, dan tidak melihat lagi berangkat darimana keberhasilannya itu.
Padahal dalam keberhasilan itu dia berangkat dari usaha yang keras dengan
ikhlas. Jadi keberhasilan adalah sebuah usaha yang berarti untuk kita kenang.
Awal
dari kita bisa berhasil adalah sebuah kemauan untuk menjadikan diri dan jiwa
ini berhasil. Keberhasilan yang matang akan menempatkan kita dalam kehidupan
yang matang pula. Jadi, lihatnya keberhasilan itu darimananya bukan sampainya.
6. Kesetiaan Terhadap Pasangan itu Tanda Seseorang Mengabdi pada Kebaikan
Pasangan
adalah suatu hiburan diri dan teman hati bagi kita. Semua keluhan kita bisa
didengar olehnya dengan sepenuh hati. Berbaik hati pada pasangan adalah berbaik
hati pada diri sendiri. Karena kita hidup dalam sebuah lingkungan sosial dan
dalam agama juga kita hidup dalam berpasangan.
Menyayangi
pasangan itu wajib. Karena kesetiaan kita untuk pasangan adalah cermin diri
kita untuk mengabdi pada kebaikan. Setia itu baik. Maka dari itu, sebuah
kesetiaan itu mengawali setiap pengabdian kita pada kebaikan.
7. Guru Itu adalah Gerbang Menuju Kekayaan Dunia
Seorang
guru yang baik adalah berbaik hati untuk anak-anaknya. Apabila guru itu
membimbing anak didiknya dengan keikhlasan dan kebaikan hatinya, maka anak
tersebut juga akan menerima pengajaran yang biak pula denga hati ikhlas. Dalam
membimbing seorang anak, kita membutuhkan kesabaran karena seorang guru
ditugaskan untuk mengabdi pada kebaikan anak didiknya.
Apabila
seorang guru itu berhasil mendidik anak-anaknya, dia akan menjadi seorang yang
berjasa untuk mengayakan dunia. Karena letak dari kekayaan dunia itu ada pada
guru yang mengajarkan anak-anak didiknya untuk kebaikan. Jadi, guru ditugaskan
untuk mendidik pada keberhasilan untuk membuka semua pintu kekayaan dunia.
8. You Are The Show
Guru akan disukai anak didiknya
apabila penampilan guru itu bisa membuat mereka terkagum-kagum dan bisa membuat
mereka senang. Padahal pelajaran yang mereka ajarkan itu tidak disukai oleh
anak didiknya, dikarenakan gurunya berpenampilan menarik dan bisa membuat
mereka senang, ya mereka mau untuk mempelajari pelajaran itu.
Untuk para guru, jadikanlah penampilan
kita itu menaruk bagi anak didik kita supaya mereka bisa menyukai apa yang
mereka pelajari dari kita. Contohnya saja, seorang guru yang lucu dan menarik
sangat disukai anak didiknya karena kelucuan dan kemenarikannya. Jadi, YOU ARE
THE SHOW.
9. Keberhasilan Itu Perjalanan
Tidak jarang keberhasilan itu
diraih tanpa adanya perjalanan panjang yang digunakan untuk meraihnya.
Perjalanan adalah penentu sebuah keberhasilan yang besar dengan sebuah tantang
yang besar pula. Karena dengan perjalanan, kita bisa membuahkan keberhasilan
itu. Baik itu perjalanan yang pahit maupun yang manis, apabila kita berhasil
untuk mencapai keberhasilan dengan semua itu, maka kita akan menyadari bahwa
keberhasilan itu sebuah perjalanan panjang menuju sukses.
Keberhasilan tidak bisa di dapat
dalam sekejab dan semudah membalikkan telapak tangan, karena untuk pencapaian
keberhasilan itu butuh usaha dan perjalanan yang berani. Apabila kita berani
untuk mewujudkan keberhasilan itu, maka kita akan berhasil.
10. Keberhasilan tidak Pernah Selesai dan Kegagalan bukan Final karena Itu
Sifatnya Sementara
Yang namanya keberhasilan tidak
akan pernah selesai. Jika kita terus mencoba dan berusaha untuk berhasil,
keberhasilan itu akan selalu datang. Keberhasilan akan datang bagi jiwa yang
bernai dan tidak takut gagal. Dalam keberhasilan tidak akan pernah ada
akhirnya, dibutuhkan jiwa yang IKHLAS untuk mencapainya dan yang akan selalu
memetik keberhasilan itu.
Begitu pula sebaliknya, kegagalan
bukanlah akhir dari segalanya. Karena kegagalan itu sifatnya hanya sementara
apabila kita mau memberikan arti dari kegagalan itu. Kegagalan akan berarti
apabila kita bisa mengusahakan diri kita untuk tidak gagal. Memantaskan diri
kita untuk tidak salah yang akan berakhir gagal. Banyak orang yang selalu
menganggap kalau sudah gagal ya sudahlah,
itu takdir, sebenarnya itu salah. Mereka yang selalu begitu tidak akan
pernah berhasil.
Jadilah, seorang insan yang
selalu menempatkan kegagalan itu dalam kotak sementara, karena gagal itu
sendiri akan bersifat sementara dalam jiwa yang selalu berusaha dan tersenyum. Ikhlas dalam kegagalan dan
berusaha untuk memperbaikinya, itu adalah hal yang terbaik untuk mencapai
keberhasilan. Jangan takut gagal, takutlah untuk selalu berhasil, karena
apabila kita diciptakan untuk selalu berhasil itu akanmenjadikan kita sombong
dan tidak akan pernah belajar dari diri kita sendiri.
11. Kesimpulan
Materi pembahasan dalam 10 + 1
(Ten Plus One) pada intinya menjadikan kita untuk menjadi pribadi yang
mencintai kebaikan dan keberhasilan. Apabila kita masih tetap bertahan untuk
menjadikan diri kita sebagai sepuluh keutuhan maka kita hanya akan menjadi
orang yang BIASA. Tapi, apabila kita menambahkan diri kita untuk satu yang
menjadikan kita spesial dan itu merupakan hal yang tidak akan pernah dimiliki orang
lain, maka itulah yang akan menjadikan kita LUAR BIASA.
Makna dari 10 + 1 (Ten Plus One)
ini sungguh besar, karena dalam kehidupan, kita diharuskan untuk mempunyai satu
kepandaian yang bisa menjadikan kita pribadi yang LUAR BIASA. Membaikkan sesama
dan berguna untuk kebaikan bersama pula. Hal yang menjadikan kita LUAR BIASA
adalah +1 (Plus One). Dalam diri kita ini, kita mempunyai satu kebiasaan yang
luar biasa yang tidak akan dimiliki oleh orang, maka itulah yang berarti makna
dari +1 (Plus One).
Pribadi 10 + 1 (Ten Plus One)
akan senantiasa dalam kesetiaan untuk selalu berusaha dalam bekerja dan menjadi
yang terbaik bagi dunianya dan dunia orang lain. Jadilah, pribadi yang LUAR
BIASA dan tambahkanlah pada pribadi BIASA Anda satu untuk menjadikan kehidupan
Anda LUAR BIASA.
Good Performance of Mario Teguh
Memberikan Inspirasi dan Motivasi
untuk menjadi Pribadi yang Membaikkan Sesama
Rabu, 23 November 2011
ayo tambah postingannya lg ..
BalasHapusmasukin cerpen2 mu tu ..